Recent Article

SALAH ASUHAN


Sebuah kebanggaan tersendiri ketika aksara jawa akan dimasukkan kedalam font windows bersanding dengan font-font latin internasional. Mengingat sebagian besar generasi muda jawa sudah tidak tidak bisa membaca dan menulis aksara jawa (termasuk saya..hix..).. Hal ini membuktikan bahwa budaya lokal sangat dihargai di dunia Internasional. Berbanggalah para generasi muda yang mencintai budaya lokal dan tetap melestarikannya. Mengingat para orang tua dengan bangga melatih anak-anak mereka yang masih belajar berbicara dengan bahasa inggris yang katanya bahasa internasional. Dan melupakan bahasa daerahnya sendiri katanya bahasa daerah nggak keren, nggak mboys. Padahal di dalam bahasa jawa sarat dengan nilai-nilai luhur penuh dengan unggah-ungguh. Di dalam bahasa jawa antara berbicara dengan teman, dengan yang lebih tua dan orang yang lebih tua lagi berbeda karena dalam bahasa jawa ada tiga tingkatan bahasa yaitu baha ngoko, krama dan krama inggil. Tetapi untuk anak seangkatan saya mentok cuma krama kalo krama inggil sudah belepotan.hehe.. Dan semua kejadian ini diperparah dengan lembaga pendidikan usia dini yang dengan bangganya penuh percaya diri dan tanpa rasa berdosa mencantumkan kurikulum dengan bahasa pengantar bahasa Inggraish. Biar keren dan laku katanya dan didalam kurikulumnya tidak satupun dicantumkan muatan lokal sama sekali (maklum frences dari singapura.hhaa..). Sehingga kasian para anak kecil tersebut yang tidak dididik dengan budaya timur/lokal, tapi sudah dididik dengan budaya internasional. Jika situasi ini terus berlanjut maka budaya lokal bisa punah dan para generasi muda hanya bisa menikmati kebudayaannya sendiri melalui buku sejarah dan ensiklopedia. Padahal para turis dari luar negri berkunjung kesini selain tempat-tempatnya yang keren juga karena kebudayaannya yang unik. Maka para orang tua dan para praktisi pendidikan perkenalkanlah kebudayaan lokal terlebih dahulu kepada anak-anak kita sebelum kebudayaan yang lain. Sehingga budaya daerah bisa tetap lestari dan anak-anak kita bisa mengerti sopan-santun, unggah-ungguh dan bermoral sesuai dengan kebudayaan kita yang ramah, santun dan tepo seliro. Bukan seperti kata generasi muda kita ‘Orang barat ketemu temannya cewek-cowok cium pipi kanan pipi kiri. Kapan ya kita bisa seperti itu’. Miris mendengar komentar seperti itu. Kita sudah punya kebudayaan sendiri yang unik dan jauh lebih keen dari mereka, kenapa kita harus selalu meniru mereka. Kalau kita selalu meniru mereka, melakukan kebudayaan mereka maka Indonesia sebagai Negara yang mempunyai keaneka ragaman budaya yang keren-keren tidak ada artinya lagi. SADARLAH WAHAI GENERASI MUDA.. –KURANGI MENONTON SINETRON, KARENA HANYA AKAN MEMBUAT KALIAN TIDAK KEREN!!-.

YANG! APAPUN YANG KAU MINTA AKU SIAP!


Untuk produk SNEWEN yang kedua mengambil tema/judul 'YANG! APAPUN YANG KAU MINTA AKU SIAP!'.. sebuah pernyataan merayu yang ambigu...hehehe...hati-hati kepada siapa saja yang pernah dirayu seperti ini..perlu kejelian tersendiri untuk memaknai setiap kalimat dari orang lain..di dalam tema produk ini..di dalam tulisan 'YANG! APAPUN YANG KAU MINTA AKU SIAP!' tercetak dengan dua warna berbeda dan dengan kejelian membaca Anda, bahwa di dalam kalimat tersebut ada kata 'NGAPUSI' (Bohong)..maka selamat menikmati...

RAJA KAYA/KAYA RAJA


Produk dari Snewen Skuad dengan merk SNEWEN sudah bisa dinikmati..untuk produk tees pertama dari 'Snewen' mengambil judul 'RAJA KAYA / KAYA RAJA'... latar belakang dibalik penciptaan tema produk ini adalah kisah dibalik para pemelihara sapi di Gunung Kidul..Maka di dalam karya ini gambar sapi ditonjolkan..pemelihara sapi dikawasan Gunung Kidul biasanya mengkandangkan sapinya, dan ketika sapi-sapi itu lapar maka mereka tinggal berteriak dan manusia pemelihara sapi bergegas mencarikan makanan untuknya..entah itu kegunung mencari rumput, dikebun sendiri atau bahkan ketika terjadi musim kering mereka rela membeli rumput untuk sapi-sapi itu..dan mereka selalu bangga mempunyai sapi yang mereka sebut sebagai RAJA KAYA...akan tetapi jika ditinjau ulang sapi-sapi tersebut sudah mengalami pergeseran makna..bukan RAJA KAYA lagi, tapi malah lebih tepatnya KAYA RAJA..tinggal teriak dikit manusia bergegas memenuhi kebutuhannya..

IBU KITA KARTINI


Hari Pahlawan..diperingati setiap tanggal 10 November, hal ini sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah rela mempertaruhkan waktu, tenaga, harta dan nyawa demi kemerdekaan bangsa..demi harga diri bangsa, demi mengibarkan sang saka merah putih ditiang tertinggi dan menyanyikan Indonesia raya dengan lantang tanpa peduli RBT sudah dilarang oleh pemerintah. Mereka para pahlawan demi mendirikan sebuah bangsa yang bernama Indonesia tanpa campurtangan negara lain yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur rela mengorbankan segalanya.. Hingga tahun 2011..Indonesia telah merdeka selama 66 tahun..banyak para pejuang jaman penjajahan yang mendapatkan gelar pahlawan dengan berbagai pengabdiannya masing-masing..namun para pahlawan sejati tidak akan pernah lelah berjuang..hanya perbedaannya jika jaman penjajahan mereka dengan gagah berani dengan bambu runcing yang dilumuri racun kodok menembus pertahanan lawan untuk menancapkan bambu runcingnya di dada penjajah tanpa peduli desingan peluru mesin dari penjajah.dulu mereka dengan teriakan lantang "MERDEKA" demi merah putih berkibar diangkasa... sekarang mereka berjuang mendapatkan sebutir nasi dengan sisa tenaga yang telah terkuras..berjuang mempertahankan hidup untuk esok sedangkan cadangan makanan hari ini cuma cukup untuk sarapan..merekalah pahlawan sejati yang tidak pernah mengeluh pada pemerintah tentang nasibnya sekarang..tapi selalu beremangat ketika menceritakan perjuangannya menumpas penjajah..sorot matanya masih menyala-nyala ketika memegang bambu runcing..bedanya bambu runcing yang dia pegang sekarang digunakan sebagai pikulan pengangkut sampah... secuil keprihatinan kepada para pahlawan.. Si Jambul edisi kali ini tidak menceritakan tentang keprihatinan pahlawan..hanya mencoba bercanda dengan nama pahlawan..selamat menikmati... ..do'a komikus garing "Ya Allah..Ya Tuhanku..berilah rahmat dan rejekimu kepada mereka yang tertawa membaca komik ini...dan bagi yang tidak tertawa..tingkatkanlah kecerdasan mereka..Amiin.."

SUMPAH PEMUDA EDISI REVISI


tidak ada deskripsi atau penjelasan apapun di edisi Si Jambul kali ini..silahkan teman-teman yang sempat membaca mendeskripsikan sendiri-sendiri..

DIBALIK ROYAL WEDING

Pernikahan putri bungsu Sri Sultan HB X menjadi fenomena tersendiri bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Karena digabung dengan Jogja Java Carnival menjadikan acara resepsi menjadi luar biasa lagi. Dan tentunya tidak terlalu kalah jika dibandingkan dengan Royal Weddingnya Pangeran William dari inggris beberapa waktu yang lalu. Mungkin bedanya hanya jika pangeran William menggunakan kereta bertenaga mesin, di Jogja menggunakan kereta yang sangat ramah lingkungan yaitu bertenaga kuda. Dan kudanya juga tidak terlalu mengeluarkan banyak tenaga, karena kereta menggunakan tenaga dorong dalam bentuk manusia. Dibalik gegap gempita pesta rakyat tersebut, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada teman-teman yang mencintai dan menyayangi diriku ini dengan caranya masing-masing. Betapa terharunya diriku ketika beberapa teman-teman memberitahu aku dengan teknologi sms bahwasanya dalam menyambut royal wedding putrid Sultan seluruh angkringan dikawasan Malioboro gratis. Terimakasih buat teman-teman yang telah memberitahukan kabar itu lengkap dengan syarat dan ketentuan berlakunya. Sungguh aku sampai tidak bisa mengucapkan banyak kata-kata karena berkat kalian aku bisa memperpanjang sisa umurku..hix..hix..hix… I Love You teman-teman semoga Tuhan membalas Kebaikan kalian semua… Doa Komikus Garing.. “Ya..Allah Ya Tuhan ku… berikanlah limpahan rahmat dan rezekimu kepada mereka yang tertawa membaca komik strip ini… dan bagi yang tidak tertawa, tingkatkanlah kecerdasan mereka… Amiiin..”

ANTARA ETERNIT DAN INTERNET

sampai tulisan ini dibuat SNWN masih galau komik ini diterbitkan sekarang atau menerbitkan yang satunya. yang sebenarnya komik strip ini terpending cukup lama karena sudah dibuat sejak bulan Agustus atau sekitar 4 episode sebelumnya. dan akhirnya diterbitkan juga komik strip produksi SNEWEN SKUAD yang berjudul 'Antara Eternit dan Internet'... Sebagian besar orang tua merasa dirinya adalah yang paling benar walaupun sebenarnya salah. Ibarat kata jika ada teko didepan pintu ketika dia tabrak, jika yang naruh teko anaknya, maka dia akan berkata 'Siapa yang naruh teko didepan pintu? udah tau teko ditaruh di depan pintu.'.. Tapi jika orang tua yang naruh teko itu kemudian dia yang nabrak maka dia akan berkata 'Udah tau teko di depan pintu nggak dipindah'... Mungkin gengsi orang tua terlalu tinggi kali ya..hehehe.. oleh karena itu bagaimanapun posisinya anak selalu salah dan orang tua selalu benar... Begitupun dengan secuplik cerita dari Si Jambul edisi ini... SEMOGA MENIKMATI..

D' BANDIDAS

entah kenapa pada suatu malam yang aneh..udara dingin menusuk-nusuk...tepat sore hari ba'da maghrib, wanita-wanita berambut panjang berkelebatan didepan ku dalam bentuk foto...hingga seorang kawan lama yang saking lamanya, sampai lupa pernah berkawan dengannya hix...(maap)... meminta untuk menvote fotonya disalah satu link di dunia maya..awalnya melihat fotonya biasa saja, tetapi lama-lama tergiur juga untuk ngepath foto itu..pa lagi pas bagian paha yang terpampang tanpa tedeng aling-aling hix...(maap lagi)..setelah restu diterima maka foto pun terdownload juga. kemudian perlengkapan dan peralatan pun disiapkan pen tool di Coreldraw 11 diasah kembali biar tajam..sekedar informasi saya membuat karya ini dengan menggunakan Coreldraw 11...saya tidak terlalu suka dengan Coreldraw versi terbaru khususnya yang Coreldraw 14..tapi belum pernah mencoba dengan serius Coreldraw 15 mudah-mudahan cocok. setelah melihat referensi dari karya-karya luar negri mulai dari Pale Horse, Hydro 74 hingga Fat Punk Studio maka diputuskan untuk membuat dua versi karya yang digabung yang satu princes-princes mirip syahrini gitu yang satu D'Bandidas..maka setelah menghabiskan hampir 4 hari dua hari pertama tidak full karena masih mengerjakkan proyek desain tees dan tas dari Dinas Kesehatan Propinsi DIY yang minta dibikinin kartun-kartunan juga.. dan entah kenapa ngepath foto ini memiliki keunikan tersendiri dari sebelum-sebelumnya..membuat badan jadi kaku-kaku, leher juga kaku mungkin karena terfokus kebagian paha yang bikin sepaneng..hix..(maap lagi).. akhirnya yang princes-princesan tidak jadi dikerjakan, yang dikerjakan cuma D'Bandidasnya... selamat menikmati sajian karya ala Snewen Skuad...
 
Support : Yogyakartas.com
Copyright © 2014. xSNWNx - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Developed by MIW
Proudly powered by Blogger